Jumat, 06 Agustus 2010

10 Film Horor Terbaik


10. Haute Tension [Alexander Aja]
Ini mungkin salah satu film slasher masa kini terbaik yg pernah saya tonton, yg anehnya berasal dari…Perancis? Alexander Aja adalah sutradara film horror era 2000-an favorit saya dan dia udah berhasil ngembaliin film slasher ke tempat yg seharusnya. Film ini punya cerita yg kuat, digarap dengan jenius dan ending yg bakal bikin kamu berkata, "What the fuck???!". Hehehe. Penuh adegan gore keren yg nggak mengganggu kekuatan cerita film ini sama sekali. Adegan gore-nya cuman ornamen. Menurut saya film ini terlalu jenius untuk dijadiin film slasher :D

9. Death Proof [Quentin Tarantino]
Berada dalam 1 paket dengan Planet Terror [Robert Rodriguez] yg kocak, komikal sekaligus berlebihan menurut saya. Planet Terror itu film yg mempresentasikan film2 kelas-B tahun 80-an dengan keterlaluan. Semuanya terlalu dibuat-buat, dan cameo-nya kebanyakan. Tapi atmosfer yg dibangun Q.T dalam Death Proof sangat berhasil. Inti film ini dimulai dari 30 menit terakhir, jadi bersabarlah selama 45 menit pertama ngeliat kelakuan dan bacotan geng cewek2 yg super nggak penting danbikin ngantuk itu. Kelebihan film ini: sinematografi yg ngaco tapi tetep keren, aktris ceweknya stuntwoman beneran dan oh…Q.T telah membawakan kita Kurt Russel kembali!

8. Bad Taste [Peter Jackson]
Mungkin Braindead adalah favorit semua orang. Tapi film ini jadi favorit saya pastinya! Ide cerita yg super aneh, adegan-adegan sadis yg trashy berat, gory, urakan, ugal-ugalan, lucu dan tenang saja…jagoannya masih bermodalkan gergaji mesin untuk melawan para alien pemakan daging yg ber'selera buruk' itu! Yeah

7.Pet Sematary
Bukan salah tulis, emang begitu judulnya. Diangkat dari novel Stephen King, film ini menghadirkan zombie dalam bentuk balita, dan sialnya… nyeremin banget! Dibumbui olehcerita supranatural versi Indian, S.T emang paling ngerti gimana caranya bikin orang ketakutan lewat atmosfir yg creepy dan nuansa film ini kerasa banget Amerika 80-an. I love it!

6. Darkness Falls [lupa] juga]
Fuck! Film ini ngebawain lagi masa-masa waktu kita berumur sekitar 5 atau 6 tahun, sendirian di tempat tidur waktu malam hari dengan kamar yg gelap dan bayangan yg kalo dalem imajinasi kita sih keliatan kayak monster, mendadak ada suara-suara nggak diinginkan yg kita khayalin sendiri dan apa itu di kolong tempat tidur…???? Whoa. Kurang lebih gitu deh ygsaya rasain waktu nonton film ini. Mitos-mitos mengerikan yg kita takuti waktu kecil, semacam itu. Kalo di film ini, mitos yg diangkat adalah 'tooth fairy' alias peri gigi yg neror anak-anak kecil yg baru kehilangan gigi terakhirnya. Wujud peri giginya emang asli nakutin, untuk jaman segitu mah udah lumayan canggih lah. Serem nih peri giginya, dan juga filmnya. Still campy and highly entertaining. Cocok buat ditontonsama geng kamu waktu liburan!


5.Mother of Tears [Dario Argento]
Seri terakhir dari trilogi Three Mothers [sebelumnya ada masterpiece: Suspiria dan Inferno]. Film ini mungkin nggak lebih bagus dari dua film sebelumnya, tapi seenggaknya film ini adalah comeback-nya D.A yg buatsaya sih masih tetep thrillin'! 15 menit pertama aja saya udah disuguhin sama adegan sadis yg saya sendiri nggak sanggup nontonnya, itu belum adegan2 yg mengikuti kemudian. Still gory, still nasty in an arty way. Jalan ceritanya yg lemah udah nggaksaya peduliin. Pokoknya mah, serem lah nih film! Bonus: Asia Argento telanjang di film ini.


4.Feast
Film horror komedi yg paling berhasil bikin saya jatuh cinta. Dimulai dari adegan awal di bar yg juga merupakan perkenalan tokoh-tokohnya, saya tau film ini bakal keren. Akting para pemainnya yg harus saya akui keren mampus, puluhan adegan gore yg manteb, monster2 yg nggak jelas tapi sangat kelaparan dan meyakinkan, dan tentu aja: LUCU. Apalagi kalo inget dialog: Yes dear, we'll leave as soon as mommy is done with her "meeting". Anjing pisan lah film ini! :D

3.Misery [Rob Reiner]
Iya, ini film yg dibikin ama sutradara film2 drama-komedi-romantis itu. Nggak nyangka ya? Saya nggak tau sebenernya film ini layak dimasukin kategori horror atau nggak. Nggak ada pembunuh keji, nggak ada hantu, nggak ada adegan-adegan sadis, nggak ada monster lapar, nggak ada darah moncor. Film ini sepenuhnya bertumpu pada kejeniusan akting Kathy Bates yg memerankan seorang gadis sakit jiwa dan obsesif yg menyandera penulis novel pujaannya setelah menyelamatkan si penulis dari kecelakaan di daerah bersalju terpencil. Gila, kalo inget gimana aktingnya suka merinding sendiri. Dingin, posesif, psycho sejati! Beberapa orang bilang ini thriller psikologi mengingat absennya formula yg biasa dipake dalamfilm horror. Tapi siapa yg butuh itu semua kalo hanya dengan Kathy seorang kita udah ngerasa ter-terror?

2.Audition [Takashi Miike]
Gimana kalo salah satu sutradara paling jenius sepanjang masa bikin film yg ceritanya ditulis oleh salah satu penulis paling jenius juga? Mungkin jadinya ya ini, salah satu film paling disturbing yg pernah saya tonton. Dan mungkin emang itu keahliannya Miike. Audition ditulis oleh Ryu Murakami [buat yg nggak pernah baca bukunya, atau nggak tau siapa dia, googling sekarang juga!] yg emang terkenal paling jagobikin cerita aneh dengan tokoh-tokoh yg janggal. Nggak ubahnya sama film ini. Dari awal dikenalin sama tokoh Asami [itu bukan sih namanya? Lupa!], kita udah tau ada yg nggak beres sama cewek ini. Berjalan dengan alur yg cukup lambat dan terseret, T.M berhasil nunjukin skill dan kejeniusan sesungguhnya lewat 15 menit terakhir yg…ah, anjing lah. Tonton sendiri aja!


1. Scream [Wes Craven]
Fuck yeah. My all time favorite horror movie. Ini film horror paling keren yg udah cult abiisss! Mungkin banyak yg bilang kalo film ini terlalu klise, dengan cerita yg terlalu dipenuhi formula standar horror: pembunuh berantai yg meneror remaja-remaja sialan yg banyak cingcong. Tapi karena Scream pulalah, budget besar Hollywood kembali dialokasikan untukfilm horror dan film2 horror pun kembali berjaya di sinema [inget booming film horror akhir 90-an setelah film ini meraup sukses besar?]. Nggak cuman itu, topeng ikon pembunuhnya yg khas itu mendadak jadi idola ketika helloween tiba. Seenggaknya ada 3 alesan utama kenapasaya sangat menyukai film ini: pertama, adegan pembunuhan yg sangat kreatif pada jamannya, mengingat waktu itu [sekitar tahun 96 ya?] kita bener2 miskin tontonanfilm horror. Kedua, dengan formula yg sekilas terlihat seperti another teen slasher movie—padahal nggak—bikin film ini sangat menghibur. Tapi film ini jauh lebih cerdik dengan plot yg cukup kompleks dan twist yg bakalan bikin kamu tetep kesulitan nebak siapa pembunuh sebenarnya. Ketiga, emang di mana lagi kamu bisa nemuin Drew Barrymore—one of the hottest babe, saat itu—lari-lari ketakutan, dikejer-kejersama pembunuh dan ditusuk-tusuk perutnya [lalu digantung], kalo bukan di film ini? Pesen saya, hati-hati aja kalo ada telfon iseng, jangan ditanggepin, kalo nggak pengen bernasib sama

sumber: http://www.sayakasihtahu.com/2010/07/10-film-horor-terbaik-sepanjang-masa.html

10 Kamera Unok Dai Kertas

1. Hole-on-Ex DIY Paper Camera




2. The Peyote Paper Camera by Corbis Readymech

3. Sharan SQ35 Paper Camera for Rolls of Film

4. Rubikon Paper Camera by Hubero Kororo



5. Pinhole Art DIY Camera

6. Pentax Paper Camera

7. World Pinhole Camera Day by Corbis Readymech

8. Dirkon Paper Camera

9. Mother Camera by Corbis Readymech

10. Paper Polaroid Camera


sumber: http://hotkaskus.blogspot.com/2010/08/10-kamera-foto-keren-dari-kertas.html

Tanding Kecepatan Antara ORBIT Downloader VS Internet Download Manager

Sering download file dari internet? Kalau cuma ngandalin aplikasi download bawaan Mozilla, Opera, Google Chrome, atau Internet Explorer gak cukup cepat untuk file yang ukurannya melebihi 20 MB apalagi kalau jaringan internetnya lagi buruk pasti langsung macet tet tet… Untuk itu ada software untuk mempercepat download atau biasa disebut download accelerator. Diantaranya ada IDM (Internet Download Manager) dan ORBIT Downloader. Nah, Pertanyaannya lebih bgus mana ? Baik dari segi kecepatan atau aman buat komputer.
Aku gak lama ini membuat percobaan untuk ngetes men yang lebih cepat untuk download. File dan tempat aku memndownload aku bikin sama. Aku memilih memdownload Yahoo messenger dari filehippo.com memorinya 16 MB. Aku pakai IDM dan ORBIT yang latest version, aplikasi internetnya aku memakai Mozilla Firefox version 3.6.3.
Aku bikin Sceen shotnya waktu file yang didownload 3Mb Saja, toh walaupun 5/10 MB hasilnya sama saja. Ini yang pakai IDM version 5.19.2.0

INI yang pakai ORBIT Downloader 3.0.0.5

Rata” download speed untuk ORBIT hanya 6KB/s lain dengan IDM yang mencapai 20KB/s. Namun ORBIT speednya stabil, dari awal langsung 6KB/s terus. Kalau IDM labil.. kadang 12KB/s, 18KB/s, malah pernah sampai 54KB/s. Di Segi kecepatan Loading page (saat download berlangsung) masih unggul IDM, walaupun buka tab 5 (Google, Youtube, Facebook, Twitter, dan Mig33) masih bisa memuat seluruhnya. Lain dengan ORBIT yang macet. Padahal aku cuma buka 3 (Google, Youtube, dan Twitter) gak bisa memuat facebook dan Mig33 memang, halaman ini besar, jadi bisa dimaklumi. Namun ORBIT unggul di youtube, loading videonya cepat.. IDM masih seperti biasa, kaya’ Mozilla belum dikasi Download accelerator.
Ngmong” soal youtube, software ini bisa memdownload langsung video youtube yang sedang ditampilkan, jadi kalau URL videonya gak ada tetep bisa download tu video. Aku juga sempet ambil screen shoot nya. Via ORBIT ada image kecil bertulisakan “GetIt”. Kalau via IDM ada gambar di sisi pojok kanan atas bertuliskan “download this video” lebih jelasnya ini screen shotnya :
Via ORBIT Downloader

Via Internet Download Manager

Kesimpulannya, secara keseluruhan lebih unggul IDM. Namun jangan langsung percaya sama IDm karena pada dasarnya semua software download accelerator sama. tinggal perangkat komputer dan jaringan internetnya saja yang membedakan. Dilihat dari memori Instalan/crack nya IDM 3 MB, ORBIT cuma 2,4 MB. Kamu bisa download keduanya untuk membandingkan sendiri di
IDM : www.internetdownloadmanager.com
ORBIT : www.orbitdownloader.com

Selasa, 03 Agustus 2010

12 Negara Internet Tercepat Dunia


Tiap tahun jumlah pengguna internet di dunia meningkat pesat dan diiringin dengan perkembangan teknologi yang mendampinginnya (Baca: Daftar Jumlah Pengguna Internet Dunia 1995-2008.) Peningkatan ini terjadi karena internet memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan dan penyebaran ilmu pengetahuan, sains, informasi up to date, relasi (situs jejaring), hingga ekonomi, bisnis, politik dan religi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet atau lebih dikenal e-commerce.


Besarnya pengaruh (sisi positif) internet membuat negara-negara maju berlomba memperbesar infrastruktur, jaringan dan teknologi internet. Bagi pemerintah bersama stakeholder (provider/operator) negara-negara maju, mereka telah memperbesar kecepatan internet hingga angka fantastis bila dibanding dengan negara seperti Indonesia. Adalah negara Korea Selatan yang menjadi negara dengan akses internet tercepat, yang disusul Jepang.


Berikut 12 Negara (Wilayah) dengan kecepatan Internet tertinggi


Rank Negara Kecepatan Akses
1 Korea Selatan 21,71 Mb/s
2 Jepang 16.00 Mb/s
3 Aland Island 15.02 Mb/s
4 Lithuania 13.44 Mb/s
5 Latvia 13.35 Mb/s
6 Swedia 13.26 Mb/s
7 Romania 12.85 Mb/s
8 Belanda 12.32 Mb/s
9 Bulgaria 12.02 Mb/s
10 Republik Moldova 10.00 Mb/s
11 Hong Kong (China) 9.52 Mb/s
12 Slovakia 8.92 Mb/s
28 Amerika Serikat 5.1 Mb/s (Update)
138 Indonesia 1.21 Mb/s

Sumber : Speedtest (Update 14 Okt 2009)
Tabel diatas menunjukkan kecepatan rata-rata akses internet yang berhasil diolah oleh speedtest.net. Dari kecepatan tersebut, maka waktu rata-rata untuk mengakses sebuah situs di Korea atau Jepang hanya dibutuh waktu hitungan detik. Hal yang berbeda dengan Indonesia, yang membutuh waktu beberapa detik hingga belasan bahkan puluhan detik.

Internet di Indonesia : Sudah Lemot, Mahal Pula


Kecepatan yang Lemot

Dari data kecepatan internet dunia, maka kecepatan internet di Indonesia termasuk yang cukup buruk dibanding dengan negara-negara dunia, bahkan di Asia. Dari sekitar 200-an negara + wilayah negara khusus (seperti Hongkong, Macau), Indonesia berada diposisi ke-138 dalam kategori kecepatan akses (khususnya download) internet. Kecepatan internet Indonesia jauh dibawah Korea Selatan, Jepang, Hongkong, China dan Singapura.

Ketika kecepatan akses internet di Jepang mencapai belasan hingga puluhan Mbps, kecepatan internet Indonesia hanya mencapai ratusan kbps saja. Angka kecil itupun kebanyakan diperoleh melalui fasilitas umum seperti warnet, cybercafe, hotspot, kampus atau kantor. Dan sejak ‘demam facebook’ menyerang Indonesia, fasilitas blackberry, iphone, atau ponsel internetan menjadi salah satu sarana pendongkrak aksesbilitas internet di Indonesia.

Sebagai perbandingan, saya akan tampilkan kecepatan akses internet di Indonesia dibanding Jepang. Data ini saya peroleh dari sharing rekan-rekan kaskuser Indonesia yang berada di Jepang.


Berikut adalah kecepatan internet di Jepang (rekan-rekan Kaskus’ers di Jepang).




Sampling Kecepatan Internet di Jepang
KKDI Corporation
NTT Communications
Chugoku Shikoku Internet
Softbank BB Corp


Bandingkan dengan kecepatan internet di Indonesia.


Sampling Kecepatan Internet di Indonesia
Internet Smart Paket Biasa
Link to this 
image to share your results
Telkom Speedy
Indosat 3G


Dari dua tabel di atas, kita tentu cukup ‘iri’ melihat kecepatan akses internet di Jepang. Dan mungkin…..orang Jepang juga cukup ‘iri’ dengan kesabaran orang Indonesia dalam mengakses internet. Lalu, apakah dengan kecepatan akses yang begitu di Jepang berimplikasi pada tingginya biaya internetan-nya?

Sudah Lemot, Mahal Pula

Para netter Indonesia saat ini dan mungkin beberapa tahun lagi masih cukup malang. Selain kecepatan yang cukup lemot, ternyata biaya layanan internet di Indonesia cukup mahal. Dengan kecepatan rata-rata 256 kbps, para pengguna internet Indonesia harus membayar sekitar Rp 150.000 per bulan (asumsi kuota internet unlimited). Ini berarti biaya akses internet Indonesia Rp 585.000/Mbps/bulan. Bagaimana dengan Jepang?

Dengan menikmati kecepatan rata-rata 15 Mbps, netter Jepang hanya merogoh sekitar 5000-6000 yen per bulan atau sekitar Rp 450.000 hingga Rp 550.000 per bulan. Angka ini sama dengan Rp 33.000/Mbps/bulan. Dari angka absolut saja, biaya internet Indonesia 17 kali lebih mahal dibanding Jepang. Ini belum dihitung daya beli masyarakat Jepang yang sangat tinggi.

Dengan memperhitung daya beli masyarakat Jepang dan income per capitanya terhadap Indonesia, maka perbandingan biaya internet terhadap layanan Indonesia memang sangat buruk. Dengan income per kapita 16 kali lebih besar daripada penduduk Indonesia, orang Jepang menikmati akses internet sekitar 1/250 lebih murah dengan Indonesia. Angka ini berasal dari hitungan kasar saya : Biaya per Mbps/bulan X perbandingan income perkapita (17×16=272, dan saya bulatkan 250 kali). Jadi, biaya internet Indonesia sekitar 250 kali lebih mahal dibanding Jepang.

Rakyat Harus Bicara dan Melek


Buruknya layanan internet di Indonesia harus disadari oleh rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia harus melek informasi bahwa rakyat kita masih sangat sulit untuk mendapat informasi. Sudah sulit, mahal pula. Itulah informasi yang harus masyarakat tahu. Jika masyarakat tidak tahu, maka pemerintah + stakeholder akan ongkang-angking membiarkan masyarakat kesulitan akses internet. Sistem tarif internet kita saat ini, sama dengan kasus perbandingan tarif telekomunikasi 2004 vs 2009. Yang mana sebelum tahun 2006, tarif telekomunikasi kita sangat tinggi. Dengan prediksi yang sama, maka dalam waktu 3-5 tahun kedepan, tarif internet semestinya sudah turun hingga 90%.

Sistem monopoli (sudah berkurang), minimnya konten/server lokal (dalam negeri) merupakan dua faktor utama yang menyebabkan “lemot”-nya layanan internet kita. Faktor penyebab lain adalah jaringan back-bone di Indonesia yang masih terbatas. Khusus faktor ke-2 yakni konten/server lokal harus menjadi perhatian kita bersama. Mayoritas akses internet di Indonesia tertuju pada konten atau server-server yang berada di Amerika, dan ini menyebabkan bandwith kita banyak tersedot ke Amerika. Sedangkan harga bandwith itu sendiri cukuplah mahal. Hal ini hanya bisa kita tekan dan atasi dengan menggalakkan server lokal. Jadi, jika anda memiliki Website, Webblog, atau sejenisnya, sebaiknya memilih hosting yang servernya berada di Indonesia. Cara ini akan mempercepat akses internet kita, setidaknya mengurangi routine sistem internet yang jaring- berjaring.

Sedangkan faktor infrastruktur dari stakeholder dan regulasi dari pemerintah merupakan PR besar bagi pemerintah serta operator di Indonesia. Dan mestinya pemerintah kita tanggap melihat keterbelakangan internet di Indonesia. Dan bila sebagian rakyat Indonesia bisa menyadari bahwa layanan internet merupakan salah satu layanan utama (sama pentinganya dengan listrik, air atau BBM), maka rakyat bisa mendesak pemerintah memprioritas pembangunan ini. Hanya saja, sebagian besar masyarakat belum memiliki paradigma bahwa internet itu penting. Sebagian masyarakat kita masih memandang serta memanfaatkan internet sebatas buka facebook, chatting atau buka situs-situs porno. Lihat saja ini : 6 Situs Porno yang Paling Banyak diakses di Indonesia. Cukup prihatin… kontribusi perkembangan internet Indonesia terbesar bukan karena perkembangan akses informasi dan ilmu pengetahuan, namun karena akses facebook (+chatting) atau ‘3gp’.
 
 
 
sumber :http://nusantaranews.wordpress.com/2009/10/13/12-negara-internet-tercepat-dunia-indonesia-peringkat-138/

10 negara yang menjadi musuh para blogger

1.Burma
http://etur.ru/files/flag/burmaflag.jpg
Merupakan negara dengan sensor yang ketat bagi media cetak dan televisi, kini juga mulai membatasi aktifitas blog dan internet. Tekanan bagi pengguna internet pribadi sangat kecil –hanya sekitar satu persen menurut OpenNet Intiative– sehingga banyak warga mengakses internet melalui kafe. Namun, pemerintah membuat aturan ketat bagi kafe dengan akses internet, bahkan memonitor pengguanaan e-mail dan metode komunikasi lain dan menutup akses dari situs kelompok lawan politik. Setidaknya ada dua blogger yang masuk penjara, yakni Maung Thura, yang populer dengan sebutan Zarnagar, karena setelah melansir video menganai Cyclone Nargis 2008.

2. Iran
http://www.irantour.org/Iran/about-iran/iran-flag.gif
Otoritas negara ini tak segan-segan menahan para blogger yang mengkritik mengenai agama, figur politisi, revolusi Islam dan berbagai simbolnya. Pemerintah meminta seluruh blogger mendaftarkan situsnya ke Kementrian Seni dan Budaya. Pemerintah mengklaim telah menutup jutaan situs. Baru-baru ini kantor kejaksaan yang khusus menangani kasus internet dan bertugas dalam intelijen dibentuk. Blogger Omidreza Mirsayafi dijebloskan penjara karena dianggap menghina pemimpin spiritual negara, yang tewas di Penjara Evin pada Maret.

3. Syria
https://www.flagworldshop.com/shop/images/Syria.gif
Pemerintah menggunakan filter untuk menutup situs yang sensitif secara politik. Para blogger bisa ditahan jika terbukti mengisi situs yang bikin alergi pemerintah. Pada tahun 2008, menteri komunikasi memerintahkan pemilik kafe internet untuk mencatat setiap pelanggan dan berapa kali menggunakannya dan mengirimkan dokumentasi ini secara berkala. Whaed al-Mhana, pengacara untuk situs arkeologi yang dianggap membahayakan, diperiksa dipengadilan karena kritikannya mengenai peledakan pasar di kota tua Damaskus.

4. Kuba
http://www.flags-and-anthems.com/media/flags/flag-cuba.gif
Hanya pejabat pemerintah dan orang-orang yang mempunyai hubungan dengan Partai Komunis yang bisa mengakses internet. Pada umumnya masyarakat menggunakan internet malalui hotel atau kafe internet yang dikontrol ketat pemerintah, yang artinya harus membayar mahal dengan voucher. Pemerintah pernah memenjarakan 21 penulis dalam situs online dalam satu dekade ini.

5. Saudi Arabia
https://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/graphics/flags/large/sa-lgflag.gif
Sekitar 400 ribu situs di tutup di negara kerajaan ini, termasuk yang berhubungan dengan politik, sosial atau isu-isu agama. Pemerintah akan dengan cepat menutup apapun yang kontra dengan negara atau sistemnya. Blogger Ahmed al-Farhan dipenjara tanpa diadili untuk beberapa bulan pada tahun 2007 dan 2008 karena menyuarakan perubahan dan pembebasan kepada tahanan politik.

6. Vietnam
https://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/graphics/flags/large/vm-lgflag.gif
Para blogger nekat mencoba mengisi berita-berita independen yang telah ditinggalkan oleh media tradisional yang dikontrol pemerintah. Pemerintah menanggapinya dengan membuat aturan. Akhir september lalu, blogger terkenal Nguyen Van Hai, yang dikenal Dieu Cay, dijatuhi hukuman 30 bulan penjara atas tuduhan menghindari pajak. Dalam penyelidikan CPJ menunjukkan hukuman itu sebagai balasan dari blog Nguyen. Pada oktober 2008, menteri informasi dan Komunikasi membuat agen baru untuk memonitor internet.

7. Tunisia
http://www.appliedlanguage.com/flags_of_the_world/large_flag_of_tunisia.gif
Seluruh lalu lintas internet harus melewati jaringan sentral, yang membuat pemerintah bisa menyaring ini dan memonitor e-mail. Penulis online Slim Boukhdhir dan Mohammed Abbou harus mendekam di penjara karena tulisannya.

8. Cina
http://www.textually.org/textually/archives/2009/11/01/China_flag.gif
Hampir 300 juta orang menggunakan internet –melebihi negara manapun di dunia. Namun pemerintahnya masih sempat melakukan program sensor bagi pengguna online. Kontrol yang ketat dilakukan dan jangan harap ada e-mail yang bebas dari monitor pemerintah. Setidaknya ada 24 penulis di dunia maya telah masuk penjara. Pada tahun 2008, Kantor Badan Pembersihan Pornogarfi dan Memerangi Publikasi Ilegal mengumumkan telah menghapus lebih dari dua juta situs yang haram di negeri Tirai Bambu ini.

9. Turkmenistan
http://www.appliedlanguage.com/flags_of_the_world/large_flag_of_turkmenistan.gif
Presiden Gurbanguly Berdymukhammedov membuka isolasi negaranya dari dunia dengan menyediakan akses internet. Namun, pertama kali ada kafe internet tahun 2007, tentara menjaganya setengah mati. Meski jaringan telekomunikasi Rusia MTS, masuk pasar Turkmenistan dan mulai menawarkan akses internet melalui telepon genggam pada Juni 2008, tetap saja pengawasan pemerintah ketat dalam usahanya menghindari adanya situs yang mengkritik pemerintahan.

10. Mesir
http://ictfiles.com/resources/images/uploaded/image/FYI/egypt-flag.gif
amerSemua lalulintas komunikasi melalui internet harus melewati layanan milik pemerintah Yakni Egypt Telecom. Setidaknya tercatat 100 blogger ditangkap pada tahun 2008. Blogger Abdel Karim Suleiman, yang terkenal dengan Karim Amer, harus mendekam empat tahun di penjara karena dianggap menghina Islam dan Presiden Mesir Hosni Mubarak.

sumber: http://tanyagratisan.blogspot.com/2009/12/10-negara-yang-menjadi-musuh-para.html

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best CD Rates